Sunday, January 30, 2011
Sperma sehat: Meningkatkan kesuburan pria
Beberapa posisi menyusui yang benar
Setelah ibu muda mengetahui hal-hal penting yang berkaitan dengan perispan menyusui, ada baiknya kita tahu, bagaimana posisi menyusui yang benar. Tentunya, posisi menyusui sangat menentukan bagi kenyamanan bayi dan ibu sendiri. Apakah harus selalu menyusui dalam posisi berbaring? Tidak. Kita harus membiasakan bayi bisa menyusu dalam keadaan apapun. Baik kita tidur di rumah, berdiri, duduk, atau bahkan saat kita sedang berada di atas kendaraan.
1. The cradle. Posisi ini sangat baik untuk bayi yang baru lahir. Bagaimana caranya? Pastikan punggung Anda benar-benar mendukung untuk posisi ini. Jaga bayi di perut Anda, sampai kulitnya dan kulit Anda saling bersentuhan. Biarkan tubuhnya menghadap ke arah Anda, dan letakkan kepalanya pada siku Anda.
2. The cross cradle hold. Satu lengan mendukung tubuh bayi dan yang lain mendukung kepala, mirip dengan posisi dudukan tetapi Anda akan memiliki kontrol lebih besar atas kepala bayi. Posisi menyusui ini bagus untuk bayi prematur atau ibu dengan puting payudara kecil.
3. The football hold. Caranya, pegang bayi di samping Anda dengan kaki di belakang Anda dan bayi terselip di bawah lengan Anda, seolah-olah Anda sedang memegang bola kaki. Ini adalah posisi terbaik untuk ibu yang melahirkan dengan operasi caesar atau untuk ibu-ibu dengan payudara besar. Tapi, Anda butuh bantal untuk menopang bayi.
4. Saddle hold. Ini merupakan cara yang menyenangkan untuk menyusui dalam posisi duduk. Ini juga bekerja dengan baik jika bayi Anda memiliki pilek atau sakit telinga. Caranya, bayi Anda duduk tegak dengan kaki mengangkangi Anda sendiri.
5. The lying position. Menyusui dengan berbaring akan memberi Anda lebih banyak kesempatan untuk bersantai dan juga untuk tidur lebih banyak pada malam hari. Anda bisa tidur saat bayi menyusu. Dukung punggung dan kepala bayi dengan bantal. Pastikan bahwa perut bayi menyentuh Anda.
Wednesday, January 26, 2011
iPad 2 Kemungkinan Lebih Kecil
Sumber lain bahkan mengatakan jika Apple tengah mempersiapkan iPad yang lebih mini, dengan ukuran layar yang lebih kecil hampir setengahnya dari iPad yang beredar di pasaran saat ini yang berukuran 9,7 inch. Sayang untuk kesekian kalinya, Apple masih belum mau buka mulut terkait keberadaan iPad 2 ini. Namun jika kabar ini terbukti benar maka CEO Apple Steve Jobs sama saja menarik ucapannya sendiri. Sebab pada Oktober lalu, ia menolak ide membuat iPad 7 inch. Pasalnya, dikutip detikINET dari Cellular News, Selasa (14/10/2010), ukuran tersebut dianggap terlalu kecil bagi gadget layar sentuh ini.
Jadi dikhawatirkan kurang dapat mengakomodir kemampuan software yang nantinya bakal berjalan di perangkat tersebut. Ya, Jobs boleh saja memiliki penilaian demikian. Namun jika tuntutan pasar berkata lain, toh bukan tidak mungkin Apple dan Jobs pindah haluan dengan membuat iPad yang lebih kecil. Sebelumnya, vendor berlogo buah apel tergigit itu dilaporkan telah merampungkan finalisasi dari spesifikasi firmware dan hardware yang akan dipakai iPad 2. Disebut-sebut, gadget yang nantinya bakal dilengkapi dua kamera (depan-belakang) ini dapat hadir pada musim semi mendatang.